Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2025 728x250
BERITA

Tokoh Penggagas Besulutu Menanggapi, Pernyataan Camat Besulutu ; Dulu Besulutu Redup, Kumuh Dan Jalannya Berlumpur.

100
×

Tokoh Penggagas Besulutu Menanggapi, Pernyataan Camat Besulutu ; Dulu Besulutu Redup, Kumuh Dan Jalannya Berlumpur.

Sebarkan artikel ini
Iklan 468x60

Konawe, 25 Agustus 2025 — Ucapan Camat Besulutu disalah satu media online Muarasultra.com, yang menyebut wilayah Besulutu sebelumnya dalam kondisi “redup, kumuh, dan berlumpur” sebelum kehadirannya sebagai camat, memicu reaksi keras dari warga. Pernyataan tersebut dinilai merendahkan perjuangan panjang masyarakat dan tokoh penggagas terbentuknya kecamatan tersebut.

Bahrun Lamarandi, warga sekaligus pemrakarsa lahirnya Kecamatan Besulutu, menyatakan keberatannya secara terbuka melalui media sosial. Ia menilai pernyataan sang camat menyesatkan publik dan mencerminkan sikap arogan seorang pejabat publik yang mengabaikan sejarah serta kontribusi masyarakat lokal.

Iklan 300x600

“Saya keberatan dengan statement Bu Camat yang menyebut Besulutu dulu redup. Seakan-akan kecamatan ini baru bernyawa setelah beliau datang. Dan saya mau tanya, Jalan mana yang katanya ibu bangun.?” tegas Bahrun.

Baca Juga :  Danlantamal XII Beserta Ketua Korcab XII DJA I Hadiri Peringatan Ke-59 HUT Dharma Pertiwi Tahun 2023

Ia bahkan menyinggung salah satu proyek yang diklaim berhasil oleh camat Besulutu, yakni perbaikan jalan berlumpur menuju kantor kecamatan. Menurutnya, proyek itu terealisasi bukan karena inisiatif camat, melainkan melalui dana aspirasi DPRD Provinsi Sultra yang difasilitasi oleh anggota dewan Syamsul Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati konawe.

“Saat itu saya bahkan dihalangi ketika ingin mengawal proses pengecoran jalan. Saya minta Bu Camat klarifikasi. Jangan klaim pembangunan yang bukan hasil kerja sendiri,” tambahnya.

Bahrun juga menantang ibu camat Besulutu untuk membuka dialog terbuka dengan masyarakat agar publik mengetahui fakta-fakta sebenarnya selama masa jabatan camat saat ini, Pihaknya juga menyampaikan bahwa cukup tau dengan apa yang camat besulutu lakukan selama masa jabatannya.

Baca Juga :  Tidak Memiliki Jalur Evakuasi, Mahasiswa KKN Lakukan Pemasangan Tanda Rawan Longsor di Desa Gapura

Pernyataan camat yang dinilai “menghapus sejarah” ini mendapat tanggapan beragam dari warga lainnya. Sebagian besar mengecam dan menilai bahwa pernyataan tersebut tidak pantas keluar dari seorang pejabat pemerintah yang seolah merendahkan daerah yang sedang dipimpinnya.

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau
keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email:
detikdjakartaofficial@gmail.com.
_______________________

Iklan 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!