TNI AL Lanal TBA Gelar Bakti Sosial Bersih-Bersih Rumah Ibadah (Berubah)

ANGKATAN LAUT19 Dilihat

Detikdjakarta TNI AL, Tanjung Balai,- Bersinergi, TNI-Polri dengan Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Element Masyarakat, serta Ormas Kepemudaan dengan semangat yang luar biasa bergotong royong membersihkan rumah ibadah yang ada di Kota Tanjungbalai. Kegiatan pembersihan tempat ibadah atau biasa disebut bakti religi terbagi di tiga lokasi antara lain Masjid Raya, Gereja Katolik Santo Mikael, dan Klenteng Tia Bio, Jumat (15/12/2023).

Walikota Tanjungbalai diwakili Asisten III Walman menyambut baik kegiatan yang digelar TNI AL dalam hal ini Lanal Tanjung Balai Asahan yang sangat bermanfaat dan positif.

Senada Danlanal TBA Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha, S.E., M.Tr. Opsla., dalam sambutannya mengatakan beberapa waktu yang lalu Walikota Tanjungbalai H. Waris Tholib, telah mencanangkan kesepakatan berupa Deklarasi Pemilu Damai Kota Tanjungbalai pada gelaran Pemilu 2024 mendatang yang disepakati oleh seluruh peserta Pesta Demokrasi.

Perlu diketahui bahwa TNI Angkatan Laut sudah sejak tahun 1967 telah ada di Kota Tanjungbalai dan memiliki ikatan yang kuat terhadap Kota Tanjungbalai, dimana dalam waktu yg tidak lama TNI AL juga telah memperingati Hari berdirinya Armada RI. Dan dalam peringatan tersebut Panglima Koarmada RI mencanangkan sebuah Program Gerakan Mako Komplek Angkatan Laut Tertib, Bersih dan Rapi (Gempal Terbesar).

Melalui kedua program tersebut, Lanal TBA mengajak kepada seluruh Element Masyarakat Kota Tanjungbalai untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program-program tersebut dengan kegiatan bersih- bersih rumah/tempat ibadah yang ada di kota Tanjungbalai.

Kegiatan ini sebagai sebuah upaya untuk menciptakan lingkungan Kota Tanjungbalai yang tertib, bersih dan rapi serta mengandung nilai sosial dan pentingnya arti rasa gotong royong, kerjasama dan rasa tanggung jawab sehingga diharapkan mampu meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama serta meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat Tanjungbalai. Dan juga dengan kegiatan ini, diharapkan kerawanan-kerawanan dalam Pemilu kedepan seperti adanya identitas politik atau pun adanya benih-benih perpecahan karena adanya perbedaan visi dapat kita cegah bersama agar Pemilu di wilayah Tanjung Balai dapat terlaksana dengan damai.

(Pen Lanal TBA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *