Geruduk Kantor Bupati Konawe Konsorsium NGO Sultra Minta PJ. Bupati Konawe Segera Mengesahkan SK Pengangkatan ASN PPPK 2023 Yang Memiliki NIP.

BERITA1460 Dilihat

Puluhan peserta PPPK Tahun 2023 mendatangi kantor BKPSDM dan kantor Bupati Konawe yang di pimpin langsung oleh Satriadin Selaku ketua DPD LIPAN SULTRA dan Henryawan Muchtar ketua DPW PROJAMIN SULTRA, meminta kejelasan SK pengangkatan PPPK yg telah memiliki NIP.

 

Satriadin alias Gopal Ketua DPD Lentera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara Sulawesi tenggara, Dalam orasinya menyampaikan bahwa Nasib PPPK 26 tenaga tekhnis penyuluh pertanian dan satu orang tenaga kesehatan puskesmas wonggeduku ada di tangan PJ Bupati Konawe selaku pembina ASN(PPPK)

Lanjut satriadin Karena peserta ASN PPPK dari 27 orang ini telah memiliki NIP dan telah terdaftar di BKN pusat serta di nyatakan Lulus melalui Surat Keputusan Panselda Nomor 05, 06 hingga tidak ada alasan PJ Bupati Konawe untuk tidak segera menerbitkan SK pengangkatan mereka tandas Satriadin,

Di depan kantor BKPSDM Kepala Badan kepegawaian dalam hal ini Suparjo tak berada di tempat sehingga massa aksi melanjutkan demonstrasi mereka di kantor Bupati Konawe.

Baca Juga :   Pertama Kali, Polri Bentuk Posko Monitoring Pantau Penerimaan Anggota Secara Realtime

Setelah berunjuk rasa di depan kantor Bupati massa aksi yg di pimpin langsung oleh ketua DPD LIPAN SULTRA terjadi aksi dorong dengan pihak kepolisian di karenakan massa aksi memaksa masuk di Kantor Bupati Konawe untuk mengecek langsung keberadaan PJ Bupati Konawe.

Hingga berakhir aksi unjuk rasa tak satupun pejabat pemerintah daerah kabupaten Konawe menemui massa aksi, Hingga Di duga PJ Bupati Konawe beserta Forkopimda yang lain selalu berada di jakarta untuk lakukan lobi-lobi politik untuk memuluskan birahinya mencalonkan Bupati di periode 2024-2029.

“Hal itu tak masalah buat kami Selama tidak mengabaikan kepentingan rakyat” jangan karena kongkalikong antara PASELDA seleksi CASN PPPK 2023 dalam hal ini Ferdinand selaku Sekda dan Suparjo kepala BKPSDM harus mengorbankan 27 orang yang telah mendapatkan NIP. Tegas Satriadin dalam orasinya.

Kami akan kembali dalam jumlah yang banyak, untuk meminta pertanggungjawaban PJ Bupati Konawe HARIMI RAMBA Selaku PPK atau Pembina ASN untuk segera Mengeluarkan SK pengangkatan PPPK dari 26 orang tekhnis penyuluh pertanian dan 1 orang tenaga kesehatan puskesmas Wonggeduku.Tutup satriadin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *