Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2025 728x250
BERITA

Bambang Wisnubroto Dukung IKAPPI Jadi Asosiasi Pendamping Pemerintah Era Prabowo

223
×

Bambang Wisnubroto Dukung IKAPPI Jadi Asosiasi Pendamping Pemerintah Era Prabowo

Sebarkan artikel ini
Iklan 468x60

Jakarta – Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Bambang Wisnubroto, memberikan dukungannya kepada Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) agar menjadi mitra pemerintah dalam program pembangunan di era Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikannya dalam Forum Grup Diskusi (FGD) yang diselenggarakan oleh IKAPPI di Jakarta pada hari ini.

Dalam diskusi bertema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan di Pasar Tradisional”, Bambang menekankan pentingnya peran pasar tradisional sebagai bagian dari ekonomi kerakyatan. Menurutnya, pasar tradisional harus tetap menjadi fokus dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat kecil dan menengah.

Iklan 300x600

“Pasar tradisional harus terus eksis. Kita tidak bisa mencampurkan mini market dengan pasar tradisional, karena itu bisa menciptakan distorsi yang merugikan pedagang kecil. Pemerintah daerah juga harus menyediakan lokasi strategis bagi pasar-pasar ini,” ujar Bambang.

Baca Juga :  Forum Mahasiswa Hukum Bursel-Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Penyalahgunaan anggaran negara 4,8 Milyar Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan Kabupaten Buru Selatan.

Bambang juga menyampaikan harapannya agar IKAPPI bisa bersinergi dengan pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, IKAPPI memiliki peran strategis dalam mendampingi pemerintah dalam menjalankan program-program ekonomi kerakyatan yang berfokus pada pemberdayaan pasar tradisional.

“IKAPPI harus menjadi asosiasi pendamping dalam program-program pemerintah, khususnya yang terkait dengan pemberdayaan pasar tradisional. Kami berharap sinergi ini bisa terus diperkuat untuk memastikan keberlanjutan pasar tradisional di tengah modernisasi ekonomi,” tambah Bambang.

FGD ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pedagang pasar, pengusaha kecil, dan perwakilan pemerintah daerah. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk memperkuat posisi pasar tradisional dalam ekonomi nasional.

Baca Juga :  Kapolri Salurkan 264,7 Ton Beras dan 1.500 Sembako untuk Warga Papua yang Terdampak Kekeringan

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau
keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email:
detikdjakartaofficial@gmail.com.
_______________________

Iklan 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!