Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2025 728x250
ARTIKELBERITANASIONAL

Yusril Ihza Mahendra Diduga Menyalahgunakan Jabatan untuk Dukung Keponakan di Muktamar VI PBB

Avatar photo
621
×

Yusril Ihza Mahendra Diduga Menyalahgunakan Jabatan untuk Dukung Keponakan di Muktamar VI PBB

Sebarkan artikel ini
Iklan 468x60

Detikdjakarta, Bali — Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, menjadi sorotan menjelang Muktamar VI PBB yang berlangsung di Bali pada 13-15 Januari 2025. Ia nodiduga menggunakan pengaruhnya sebagai pejabat pemerintah untuk mendukung keponakannya, Gugum Ridho Putra, mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBB periode 2025-2030.

 

Iklan 300x600

Indikasi dukungan tersebut terlihat dari berbagai baliho dan spanduk yang terpampang di sekitar lokasi Muktamar. Pesan-pesan dalam atribut tersebut mengarah pada dukungan untuk Gugum, termasuk slogan yang menyerukan regenerasi kepemimpinan di tubuh partai. Beberapa pihak mempertanyakan apakah pemasangan atribut itu merupakan bagian dari kampanye terselubung yang melibatkan Yusril.

Baca Juga :  Rano Karno, Wakil Gubernur Jakarta Menghadiri Peringatan Hari Koperasi ke-78 DKI Jakarta

 

Selain itu, langkah ini dinilai bertentangan dengan posisi strategis Yusril sebagai penasihat hukum di pemerintahan Prabowo Subianto sekaligus Menteri Koordinasi Kumham Imipas RI. Pengamat menilai dukungan terhadap Gugum berpotensi menimbulkan kesan bahwa Yusril memanfaatkan jabatannya untuk memperkuat posisi keluarganya di PBB.

 

Hingga kini, Yusril belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. Namun, beberapa pendukungnya membela langkah tersebut sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan di partai yang telah lama ia pimpin.

 

Tekanan di Tengah Persaingan Ketat

 

Muktamar VI PBB kali ini diwarnai dengan persaingan ketat. Selain Gugum, mantan Sekjen PBB, Afriansyah Noor, juga mencalonkan diri sebagai Ketua Umum.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan Natal Nasional, Presiden Prabowo Sampaikan Terima Kasih ke Kapolri & Panglima TNI

 

Afriansyah Noor, yang telah berkiprah selama hampir 24 tahun di PBB, mendapat dukungan kuat dari berbagai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), seperti yang datang dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Banten, dan Bengkulu. Selain itu, kedekatannya dengan para kader PBB dan pengalaman dalam memimpin partai membuatnya menjadi salah satu calon kuat dalam Muktamar ini. Ia juga menegaskan bahwa penting untuk menjaga kepemimpinan yang bersih dan adil, dengan memastikan bahwa pemilihan Ketua Umum PBB berjalan secara transparan dan demokratis.

Baca Juga : 

 

Muktamar ini menjadi momen krusial bagi masa depan PBB, terutama dalam persiapannya menghadapi Pemilu 2029. Apakah isu nepotisme ini akan memengaruhi hasil pemilihan? Publik dan kader partai masih menanti perkembangan selanjutnya.

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau
keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email:
detikdjakartaofficial@gmail.com.
_______________________

Iklan 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!