Jakarta – Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Bambang Wisnubroto, memberikan dukungannya kepada Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) agar menjadi mitra pemerintah dalam program pembangunan di era Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikannya dalam Forum Grup Diskusi (FGD) yang diselenggarakan oleh IKAPPI di Jakarta pada hari ini.
Dalam diskusi bertema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan di Pasar Tradisional”, Bambang menekankan pentingnya peran pasar tradisional sebagai bagian dari ekonomi kerakyatan. Menurutnya, pasar tradisional harus tetap menjadi fokus dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat kecil dan menengah.
“Pasar tradisional harus terus eksis. Kita tidak bisa mencampurkan mini market dengan pasar tradisional, karena itu bisa menciptakan distorsi yang merugikan pedagang kecil. Pemerintah daerah juga harus menyediakan lokasi strategis bagi pasar-pasar ini,” ujar Bambang.
Bambang juga menyampaikan harapannya agar IKAPPI bisa bersinergi dengan pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, IKAPPI memiliki peran strategis dalam mendampingi pemerintah dalam menjalankan program-program ekonomi kerakyatan yang berfokus pada pemberdayaan pasar tradisional.
“IKAPPI harus menjadi asosiasi pendamping dalam program-program pemerintah, khususnya yang terkait dengan pemberdayaan pasar tradisional. Kami berharap sinergi ini bisa terus diperkuat untuk memastikan keberlanjutan pasar tradisional di tengah modernisasi ekonomi,” tambah Bambang.
FGD ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pedagang pasar, pengusaha kecil, dan perwakilan pemerintah daerah. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk memperkuat posisi pasar tradisional dalam ekonomi nasional.