Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Persatuan Mahasiswa Jawa Timur mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk meminta tidak tebang pilih dalam pengusutan kasus korupsi dana hibah Jawa Timur.
Mereka melakukan aksi demonstasi di depan Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (8/8/2024).
Dalam orasinya, koordinator aksi, Faris, menyampaikan bahwa dana hibah yang diberikan Pemprov kepada Polda Jatim harus diaudit dan investigasi.
“Sebagai mahasiswa dan warga Jawa Timur berhak tahu, digunakan untuk apa dana hibah yang diberikan ke Polda Jatim,” kata Faris.
Faris menduga tidak ada transparansi dalam penggunaan dana hibah untuk Polda. Karena itu, kata Faris, perlu adanya audit dan investigasi oleh KPK.
“Jangan sampai dana hibah Jawa Timur menjadi bancakan oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.
“Apalagi saat ini KPK sedang menyelidiki kasus korupsi dana hiba Jatim, artinya banyak masalah dengan dana hibah di Jatim yang selalu berujung di meja hijau,” imbuhnya.
Faris memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi hingga KPK turun dan melakukan audit dan investigasi terhadap dana hibah dari Pemprov untuk Polda Jatim.
“Dana hibah untuk Polda Jatim harus diusut dan harus jelas peruntukannya. Kami siap mengawal dengan aksi berjilid-jilid di KPK,” tandaasnya.