Pantau SPBU di Bekasi, BPH Migas Ingin Pasokan BBM Tersedia dengan Baik

DETIKDJAKARTA.COM, BEKASI –

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan pemantauan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Pemantauan ini untuk melihat secara langsung kesiapan badan usaha dalam menyediakan dan mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1444H.

Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman dan Iwan Prasetya Adhi, secara langsung menyambangi 3 SPBU di area Bekasi, yaitu di Rest Area 6B, Rest Area 19A, dan Rest Area 39A, Senin-Selasa, 10-11 April 2023.

Saat ditemui, Harya menyampaikan saat ini Kementerian ESDM telah membentuk posko nasional sektor ESDM untuk RAFI sejak 10 April sampai dengan 2 Mei 2023 dan BPH ditunjuk sebagai koordinator posko tersebut.

Ia menegaskan, pemantauan ke SPBU untuk memastikan pasokan tersedia. “Kita ingin memastikan bahwa pasokan BBM tersedia cukup terutama menghadapi periode RAFI ini,” ujarnya.

Menurutnya, ada dua hal penting yang menjadi perhatian, bagaimana BBM tersedia dan bagaimana BBM bisa didistribusikan dengan lancar. “Maka kita lakukan monitoring. Memastikan badan usaha siap untuk menghadapi masa RAFI ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Akibat Cuaca Buruk l, Speed Boat Penumpang Rute Tembilahan-Tanjungpinang Diselamatkan Posbinpotmar TNI AL Lobam

Harya menjelaskan untuk menghasilkan sesuatu yang bagus membutuhkan perencanaan yang matang dan memastikan perencanaannya. Harapannya dalam masa pelaksanaan RAFI ini semua bisa berjalan dengan lancar, dan baik. “Tidak kekurangan apapun dan masyarakat bisa mendapatkan BBM,” tuturnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Iwan mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk pemantauan untuk melihat persiapan badan usaha dalam menyiapkan BBM pada periode RAFI. “Memastikan bahwa persiapan yang dilakukan mereka (badan usaha) sudah memadai dan sudah siap semua terkait dengan risiko yang akan terjadi, sehingga mereka sudah menyiapkan lebih dini (solusinya),” ucapnya.

“Termasuk juga bagaiana badan usaha menyiapkan alternatif seandainya ada permintaan BBM yang di luar kebiasaan, artinya naik drastis. Bagaimana melakukan manajemen penyediaan BBM secara cepat,” lanjut Iwan.

Ia pun berharap kegiatan RAFI ini bisa berjalan lancar tanpa kendala. Para pemudik bisa mendapatkan BBM secara mudah. “Bisa mencapai tujuan dengan lancar, dan tanpa kendala,” tutupnya.

Selama pemantauan, Iwan dan Harya didampingi Sales Branch Manager Rayon II Karawang Pertamina Patra Niaga Aria Aditya. Sebagai informasi, pada tanggal 10 April 2023, Posko Nasional Sektor ESDM RAFI telah dibuka oleh Kepala BPH Migas Erika Retnowati dan melibatkan berbagai stakeholder guna mengamankan pasokan energi serta antisipasi terjadinya bencana geologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *