Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Iklan 728x250
BERITAKEMENTERIAN

Kemenko PMK Dorong Kebijakan Presisi untuk Pengembangan Anak Usia Dini

Avatar photo
843
×

Kemenko PMK Dorong Kebijakan Presisi untuk Pengembangan Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Gambar: Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum dalam Pra-Peluncuran Sistem Monitoring dan Evaluasi (Sismonev) Ceria Pengembangan Anak Usia Dini di Gedung Kemenko PMK, Jakarta (27/10).
Iklan 468x60

Detikdjakarta, Jakarta – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, mengatakan pentingnya kebijakan presisi berbasis data dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sejak usia dini.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pra-Peluncuran Sistem Monitoring dan Evaluasi (Sismonev) Ceria Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) di Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Senin (27/10).

Iklan 300x600

Woro menjelaskan, pembangunan manusia tidak bisa dimulai pada jenjang pendidikan dasar atau menengah, tetapi harus sejak masa kanak-kanak, bahkan sebelum kelahiran.

“Sebanyak 90 persen perkembangan otak manusia terjadi di lima tahun pertama kehidupan. Jadi, jika ingin menghasilkan SDM unggul dan berdaya saing, kita harus mulai dari usia dini,” ujar Woro.

Baca Juga :  Lanal Bandung Laksanakan Penyembelihan dan Penyaluran Daging Hewan Kurban Kepada Personel Lanal Bandung dan Masyarakat

Ia menyebut, Indonesia memiliki lebih dari 29 juta anak usia dini atau sekitar 61 persen populasi usia tersebut. Investasi pada anak usia dini, kata Woro, memberikan manfaat sosial dan ekonomi berlipat ganda di masa depan.

“Setiap satu dolar yang diinvestasikan untuk anak usia dini dapat memberi manfaat hingga 13 dolar di masa depan,” ungkapnya.

Untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan kebijakan yang tepat sasaran, Kemenko PMK mengembangkan Sismonev Ceria, sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengintegrasikan lima bidang layanan utama: pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan, perlindungan, serta kesejahteraan sosial.

Baca Juga :  Jurnalis Senior, Lucky Indrawan Persunting Perempuan Gorontalo, Lutfika Madjoka

Sistem ini mampu menganalisis data secara cerdas untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akurat dan prediktif.

“Data bukan sekadar angka, melainkan arah kebijakan. Dengan data yang akurat, kita bisa mengambil keputusan yang adil dan berdampak,” tutur Woro.

Sismonev Ceria juga meraih Anugerah Inovasi Data Nasional 2025 dari Lembaga Tiga Radar, menegaskan komitmen Kemenko PMK dalam menghadirkan inovasi digital demi memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.

 

 

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau
keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email:
detikdjakartaofficial@gmail.com.
_______________________

Iklan 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!